Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts
Bentuk Bentuk Penggabungan Usaha

Bentuk Bentuk Penggabungan Usaha

Bentuk Bentuk Penggabungan Usaha

Setelah beberapa waktu yang lalu saya menulis tentang alasan mengapa perusahaan melakukan penggabungan usaha, kali ini saya ingin menulis mengenai bentuk bentuk penggabungan usaha itu sendiri.

Apa saja macam dan bagaimana caranya ?

Pengambil alihan suatu entitas lain, ada dua cara yang bisa ditempuh.

Cara yang pertama Net Asset Acquisition atau pengambil alihan aset bersih

Cara yang kedua adalah Share Acquisition atau pengambil alihan saham.

Penggabungan Usaha

Pengambil-alihan Aset Bersih | Net Asset Acquisition

Apabila yang di ambil alih adalah aset bersihnya

Maka penggabungan usaha yang terjadi adalah "Merger" atau juga bisa "Consolidation" (konsolidasi).

Aset dan Hutang dari perusahaan yang di akuisisi dipindahkan ke perusahaan yang mengambil alih atau yang mengakuisisi dan perusahaan yang diambil alih kemudian dibubarkan atau dilikuidasikan.

Merger menyebabkan operasi dari perusahaan yang dulunya adalah entitas yang terpisah sekarang akan berada dalam SATU KESATUAN entitas atau satu atap perusahaan.
Apa perbedaan antara merger dan konsolidasi?

Baiklah.. Lihat ini

1. Perusahaan ABC mengakuisisi perusahaan BCD = Perusahaan ABC
2. Perusahaan ABC mengakuisisi perusahaan BCD = Perusahaan EFG Itu adalah perbedaan Merger dan Konsolidasi

Yang mana yang merger dan yang mana yang konsolidasi ?

Apabila setelah terjadi pengambilalihan terjadi, perusahaan yang di ambil alih atau perusahaan investee dilikuidasi atau dibubarkan dan perusahaan hasil penggabunan tersebut memakai nama nama perusahaan yang mengakuisisi.

Maka penggabungan seperti ini dinamakan MERGER.

Misalnya: Perusahaan ABC mengakuisisi perusahaan BCD = Perusahaan ABC Konsolidasi: Apabila Setelah terjadinya Penggabungan usaha dan kemudian kedua perusahaan yang menggabungkan diri kesemuanya dibubarkan atau dilikuidasi dan MUNCUL PERUSAHAAN BARU hasil penggabungan usaha tersebut dengan nama entitas usaha baru sebagai hasil peleburan kedua perusahaan untuk melanjutkan kegiatan ekonominya. 

Maka penggabungan ini dinamakan KONSOLIDASI, Misalnya: Perusahaan ABC mengakuisisi perusahaan BCD = Perusahaan EFG

Pengambil-Alihan Saham | Share Acquisition

Di dalam Pengambil-alihan dengan saham ini, penggabungan dilakukan dengan membeli mayoritas saham perusahaan yang diambil alih atau perusahaan investee.

Tidak dilakukan dengan mengambil alih aset bersih. Kemudian apabila perusahaan investee dilikuidasi atau dibubarkan Maka bentuk penggabungan ini dinamakan Merger, juga bisa jadi consolidasi seperti yang berlaku pada Pengambil-alihan Aset Bersih diatas.

Tetapi jika perusahaan investee tidak di likuidasi dan masih sama sama beroperasi rtinya penggabungan usaha ini dicatat sebagai Share Acquisition.

Kemudian perusahaan yang meng akuisisi akan disebut sebagai Perusahaan Induk, dan perusahaan investee yang di akuisisi kemudian disebut sebagai Anak Perusahaan.

Perusahaan yang mengakuisisi perusahaan investee memperlakukan kepemilikannya di perusahaan investee sebagai bentuk investasi karena tidak adanya perusahaan yang dibubarkan atas penggabungan tersebut.

Untuk memperoleh kendali, dalam Share acquisition ini, perusahaan yang mengakuisisi tidak perlu membeli atau mengakuisisi semua saham milik perusahaan investee yang di akuisisi. Cukup dengan menguasai saham mayoritas saja sudah cukup.

Jadi nanti hubungan yang timbul atas akuisisi saham ini adalah hubungan induk perusahaan dengan anak perusahaan. OK, Perlakuan Akuntansinya
Beda Pengeluaran Modal vs Pengeluaran Pendapatan

Beda Pengeluaran Modal vs Pengeluaran Pendapatan

Beberapa waktu yang lalu, saya sempat membuat artikel tentang pengeluaran aktiva (expenditure). Ada kawan sempat bertanya tentang istilah :

"dibebankan atau dikapitalisasi ?" 

Dan ternyata beberapa pembaca juga bingung, maksudnya bagaimana ?

Baiklah, tulisan kali ini bisa berhubungan dan sedikit menjelaskan.

Pengeluaran Pendapatan

Capital Expenditure | Pengeluaran Modal

Pengeluaran modal atau yang juga dikenal dengan istilah capex (capital expenditure) merupakan biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh aset tetap, menambah kapasitas output aktiva tetap, menambah tingkat keefisienan aktiva tetap, juga memperpanjang umur ekonomis suatu aktiva tetap (manfaat ekonomisnya lebih dari satu tahun buku).

Apabilia dilihat dari tingkat material, biasanya, biaya biaya ini dikeluarkan dalam nominal yang cukup material.

Selain itu tingkat keseringan pengeluaran modal ini jarang terjadi.
Contohnya:
  • Biaya yang dikeluarkan dalam pembelian aktiva tetap.
  • Biaya-biaya yang dikeluarkan dalam pembelian salah satu atau lebih komponen aktiva tetap
  • Baya penggantian komponen-komponen aktiva yang perlu diganti 

Biaya yang dikeluarkan dengan tujuan mendapatkan manfaat ekonomis dimasa yang akan datang, meningkatkan kapasitas produksi maupun tingkat efisiensi dan juga bisa memperpanjang umur ekonomis atau masa manfaat atas aset tetap.

Misalnya, pembelian mesin produksi, pembelian komponen mesin produksi, meng-upgrade kapasitas mesin produksi, yang umumnya jumlah yang dikeluarkan untuk itu sangat material.

Jadi, pengeluaran modal merupakan pengeluaran yang tidak dibebankan pada saat periode pengeluaran itu terjadi melainkan di KAPITALISASI sebagai aset tetap dalam Neraca.

Karena pengeluaran pengeluaran ini diharapkan memberikan manfaat untuk perusahaan di masa yang akan datang !

Kemudian, secara periodik, aset tetap ini dialokasikan sebagai beban penyusutan pada periode mendatang.

Revenue Expenditure | Pengeluaran Pendapatan

Pengertian revenue expenditure atau pengeluaran pendapatan adalah pengeluaran/biaya biaya yang hanya memberikan manfaat ekonomis pada saat PERIODE BERJALAN terjadinya pengeluaran.

Pengeluaran ini tidak dikapitalisasi sebagai aset tetap pada neraca tetapi LANGSUNG DIBEBANKAN pada laporan laba/rugi periode berjalan.

Dilihat dari nilai materialitasnya, pengeluaran pendapatan ini nilainya cenderung kecil, alias tidak material bagi perusahaan.

Manfaat ekonomisnya yang diperoleh tidak lebih dari satu tahun buku.

Pengeluaran ini biasanya juga sering terjadi dalam operasional perusahaan dan berulang ulang.
Contohnya seperti pengeluaran pemeliharaan mesin, pembersihan mesin, melumasi mesin agar bisa beroperasi seperti biasanya.

Pengeluaran pengeluaran seperti ini biasanya tidak membuat umur ekonomis mesin bertambah, juga tidak bisa meningkatkan kapasitas produksi mesin maupun tingkat efisiensinya

Dan nominal yang dikeluarkan cenderung tidak material dibanding perolehan mesin itu sendiri.

Pengeluaran seperti ini berulang terjadi dan pencatatannya langsung dibebankan pada periode tersebut.

Namun, jika seandainya ada salah satu komponen mesin yang rusak, misalnya ada beberapa kabel yang harus diganti atau plank yang harus di las dan kerusakannya tidak sampai membuat turun mesin, nilainya tidak material.

Maka pengeluaran ini dicatat sebagai beban perbaikan. Tidak dikapitalisasi !

Apa bisa dimengerti ?

Copyright © mnjmn. My Simple Template: Simple Template Design